Rabu, 08 April 2020

JURNAL PERCOBAAN 6 REAKSI REAKSI ALKOHOL DAN FENOL

PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK I


                       
                   


NAMA : LISNA WIRANTI
NIM: A1C118001


DOSEN PENGAMPU :
Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
                                                                             2020


I. Judul : Reaksi-reaksi Alkohol dan Fenol
II. Hari, tanggal : Rabu, 15 April 2020
III. Tujuan
       Adapun tujuan dari percobaan ini ialah :
  1. Mengetahui perbedaan sifat sifat alkohol dan fenol
  2. Memahami jenis jenis reaksi dan pereaksi yang digunakan untuk membedakan antara senyawa senyawa alkohol dan fenol.
  3. Memahami azas azas reaksi tersebut.
IV. Landasan Teori
            Pengujian terhadap suatu jenis alkohol dapat dilakukan dengan mereaksikannya dengan reagent tertentu. Letak gugus OH pada atom C akan menentukan jenis dan golongan dari suatu alkohol apakah itu primer, sekunder atau tersier karena cepat lambatnya reaksi bergantung pada jenis alkoholnya. Pengujian yang dilakukan digunakan untuk mengetahui struktur alkohol dalam suatu sampel alkohol (Tim kimia organik 1, 2020).
           Alcohol dan fenol memang sama-sama memiliki gugus OH namun, letaknya berbeda. Letak gugus OH pada alcohol adalah pada rantai C tetrahedral sementara gugus OH pada fenol terletak pada cincin benzene (cincin aromatic). Gugus OH pada alcohol dan fenol dapat mengikat molekul lain misalnya atom H membentuk H-OH (Wahyuningrum, 2014).
Alkohol selain sebagai desinfektan merupakan salah satu pelarut organic yang sering diartikan sebagai turunan dari alkana dengan bentuk R-H dan alkohol sangat reaktif terhadap api. Alcohol sangat mudah ditemukan dan bisa juga terdapat dalam ester, tapi reaksi-reaksi dari alcohol sendiri berbeda tergantung pada golongannya ( Besari 2008).
Fenol merupakan jenis alcohol yang lebih bersifat asam dan mudah melepas electron (oksidasi). Fenol sama sepeti alcohol bisa digunakan sebagai desinfektan karena sifatnya yang beracun biasanya pada uji ferric chloride, fenol akan mengalami perubahan warna menjadi gelap jika dicampurkan dengan besi (III) klorida (Riawan, 2007).
Alcohol dapat mengalami reaksi substisi membentuk alkil halide dan oksidasi. Melalui reaksi oksidasi alcohol dapat membuat terbentuknya senyawa dengan gugus fungsi turunan hirokarbon lainnya seperti aldehid, keton, ester dan asam karboksilat. Alcohol dan fenol juga dapat membentuk senyawa tak jenuh jika mengalami dehidrasi. Alcohol merupakan senyawa yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari untuk itu perlu dipelajari sifat serta reaksi yang terjadi pada alcohol dan fenol (http://syamsurizal.staff.unja.ac.id/) 
     
V. Alat dan bahan
1. Bahan

  • Larutan FeCl3 10%
  • 1-propano
  • n-butil alkohol
  • etilen glikol
  • resorsinol
  • 0-kresol
  • Larutan NaOH 10%
  • Reagent Lucas
  • Reagent Bordwell-Willman
  • Larutan Brom dalam air
  • Trifenil karbonil
  • Ethanol
  • 2-propanol
  • Sek-butil alkohol
  • Sikloheksanol
  • Fenol
  • Kolesterol
  • 2-naftol
  • Indikator pp
  • Aseton
  • Asam sulfat pekat
  • Asam asetat glasial

2. Alat

  • Tabung reaksi
  • Pengaduk
  • Pipet tetes

VI.    Prosedur kerja
6.1 Kelarutan
1. Didalam 6 tabung reaksi masukkan ½ mL atau 0,2-0,5 gr dari masing-masing senyawa berikut: etanol, n-butil, alkohol, ter-butil alkohol, sokloheksol, etil glikol dan fenol masing masing 2 ml
2. Aduk
3. Amati dan catat hasilnya
NB : (hati-hati) : fenol  jangan mengenai kulit. Bila mengenai kulit akan terbakar oleh fenol, bila terjadi cuci segera dengan air.

6.2 Reaksi dengan Alkali
1. 4 tabung reaksi yang berlainan masukkan ½ mL atau 0,2-0,5 gr dari masing-masing senyawa berikut: n-butil alkohol, sikloheksanol, fenol, dan 2-naftol.
2. Ditambahkan 5 mL larutan NaOH 10% ke dalam tiap tabung
3. Dikocok dan amati serta catat hasilnya.

6.3 Reaksi dengan Natrium
1. Ditempatkan 2 mL dari masing-masing senyawa berikut: dalma tabung reaksi kering berlainan 1-propanol, 2-propanol dan 0-kresnol (bila o-kresnol terbentuk Kristal, panaskan sedikit agar melebur).
2. Ditambahkan sepotong kecil logam natrium ke dalam larutan yang ada dalam tabung reaksi, catat hasilnya.
3. Ditambahkan ke dalam larutan yang diproleh beberapa tetes indicator phenolftalein dan catat hasilnya.
4. Tambahan etanol secukupnya untuk menghilangkan semua natrium yang belum berekasi, kemudia buanglah.
NB: Hati-hati : jangan buang isi tabung-tabung yang berisi natrium yang belum bereaksi ke dalam bak air, natrium bereaksi eksplosif dengan air.

6.4 Pengujian Lucas
1. Dimasukkan 2 mL reagent Lucas ke dalam empat tabung reaksi + 5 tetes alkohol yang akan diuji
2. Dikocok dan catatlah waktu yang diperlukan oleh campuran sehingga menjadi keruh atau memisah menjadi dua lapisan.
3. Ujilah : 1-butanol, 2-butanol, sikloheksanol, ter-butil alkohol dan catat hasilnya.
NB : Reagent Lucas : Larutan 340 gr ZnCl3 kering dalam 230 mL HCl pekat yang dingin, sambil didinginkan. Campuran ini menghasilkan 350 mL reagent

6.5 Oksidasi dengan Asam kromat (Pengujian Bordwell-Wellman)
1. Dimasukkan 1 mL aseton ke dalam lima tabung reaksi yang berbeda.
2. Di Tiap-tiap tabung tambahkan satu tetes cairan alkohol atau 10 mg Kristal alkohol yang hendak diuji dan goncanganlah hingga larutan menjadi jernih + satu tetes reagent Bordwell-Wellman sambil digoncang.
4. Ujilah alkohol berikut : 2-butanol, ter-butil alkohol, kolestrol dana trifenil karbonil.
NB: Reagent Bordwell-Walkman : 25 gr anhidrat kromatid + 25 ml H2SO4 pekat + 75 ml air suling.

6.6 Reaksi Fenol dengan Brom
1. Pada larutan 0,1 gr fenol + 3 mL air + air brom sambil digoncang sampai warna kuning tidak berubah lagi
2. Diamatilah.

6.7 Reaksi Fenol dengan besi III klorida
1. Di dalam 3 tabung reaksi yang berbeda dilarutkan satu atau dua Kristal atau 1-2 tetes senyawa yang akan diuji dalam 5 mL air.
2. Kedalam tiap tabung diberi 1-2 tetes FeCl3.
3. Diaduk dan amati hasilnya.
4. Uji fenol, resorsinol dan 2-propanol.

Permasalahan 
1. Dapatkah FeCl3 mengidentifikasi alkohol berdasarkan golongannya ?
2. Pada saat fenol ditambahkan dengan phthalic andhydride dan H2SO4 larutan sampel menjadi warna putih lalu dipanaskan. Dan setelah dituangkan dalan NaOH larutan menjadi warna pink. apakah perubahan warna tersebut sudah sesuai dengan hasil yang diharapkan ?
3. Pada vidio kedua apa yang membedakan jenis alkohol pada lucas tast dan apa yang menyebabkan hal tersebut berbeda ?

4 komentar:

  1. iklah Saya Diana Sari (096) akan mencoba menjawab permasalahan no 3. Pada uji lucas alkohol tersier akan lebih cepat bereaksi dibandingkan dengan alkohol sekunder dan primer. Hal ini disebabkan tingkat energi dari alkohol tersier lebih rendah dibandingkan alkohol sekunder dan primer. Terimakasih

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  3. hai lisna...
    perkenalkan nama saya indah syafitri NIM, A1C118108 saya akan membantu menjawab pertanyaan no 1. menurut saya tidak, karena ketika kita ingin mengidentifikasi alkohol berdasarkan golongan maka dapat diuji dengan melakukan uji lucas dan uji oksidasi dengan asam kromat.ketika menggunakan uji FeCl3 dengan alkohol maka hasil yang didapat alkohol tidak menghasilkan perubahan sehingga dapat dikatakan tidak bereaksi dengan FeCl3. karena pengujian FeCl3 adalah untuk pengujian fenol. ketika fenol diujikan dengan FeCl3, akan menghasilkan cincin aromatik yang berwarna ungu ke hitaman. oleh karena itu tidak tepat ketika kita ingin mengidentifikasi alkohol berdasarkan golongan dengan menggunakan FeCl3. terimakasih..
    semoga membantu...

    BalasHapus
  4. selamat malam lisna saya Dara Kumalasari dengan NIM : A1C118038 akan menjawab permasalahan no 2. apakah sudah benar warna yang dihasilkan? sudah karena pada pemanasan, fenol bereaksi dengan phtalic anhydride di tambah asam sulfat pekat menghasilkan fenolftalein, yang tidak berwarna. kemudian fenolftalein memberikan warna merah muda ketika direaksikan atau dicampurkan dengan larutan natrium hidroksida. sekian dan terimakasih.

    BalasHapus

e-komik kimia

e-komik kimia kontekstual ikatan kimia   https://heyzine.com/flip-book/a3ca9a2122.html